Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 2.2

   





Pada kali ini saya akan sedikit berbagi menngenai apa yang sudah saya dapatkan dalam pembelajaran pada mmodul 2.2 mengenai Pembelajaran Sosial Emosional. Jurnal refleksi dwimingguan adalah sebuah tulisan tentang refleksi diri setelah mengikuti sebuah kegiatan pelatihan (upgrading skill) yang ditulis secara rutin setiap dua mingguan sesuai dengan pengalaman saya dalam proses pendidikan guru penggerak ini

Jadi, kali ini saya akan menulis mengenai refleksi saya mengenai kegiatan-kegiatan pelatihan yang sudah kami lalui, khususnya pada modul 2.2 mengenai Pembelajaran Sosial Emosional. Dalam menulis jurnal refleksi ini saya menggunakan model 1 yaitu model 4F (1. Fact; 2. Feeling; 3. Findings; dan 4. Future), yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P (1. Peristiwa; 2. Perasaan; 3. Pembelajaran; dan 4. Penerapan)

1. Facts (Peristiwa)

Peristiwa yang saya alami dalam pembelajaran kali ini sangat penting untuk memperbaiki cara belajar saya karena saya mendapatkan pengalaman memamahami apa yang sebelumnya saya belum tahu dan hanya mendengar saja. "Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi" saya awalnya bingung mengenai judulnya namun setelah mempelajari modul ini saya mulai mengerti pentingnya dari materi ini yang memang sesuai denga filosofi pemikiran Ki Hadjar Dewantar yakni mendidik anak harus sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman.

Apa saja yang saya pelajari pada modul kali ini?

Berikut saya uraikan sedikit apa yang telah saya alami pada modul ini :



beberapa link tugas yang sudah saya buat : 

1.     RPP dengan Pembelajaran Sosial Emosional

https://www.arasuhara.com/2023/03/22a6-rpp-dengan-keterampilan-sosial.html

Koneksi Antar Materi


2. Feelings (Perasaan)

Selama saya mempelajari Modul 2.2 ini perasaan saya sangat senang, karena bisa menambah pengalaman dan ilmu baru mengenai pembelajaran sosial emosional yang sangat penting dalam proses pembimbingan dan pembelajaran dikelas.  dengan pembelajaran sosial emosional ini saya bisa mengetahui cara memberikan pembelajaran kepada murid yang lebbih baik dan efektif  dan yang terpenting adalah bagaimana memberikan suasana yang nyaman, aman, dan menyenangkan di kelas dan ketikan Praktik dilapangan

3. Findings (Pembelajaran)

Pembelajaran yang dapat saya ambil sari materi kali ini memberikan saya gambaran baru mengenai pembelajaran di kelas dengan penerapan sosial emosional.  Pembelajaran sosial emosional sangat penting dalam pengembangan anak, karena ini dapat membantu anak untuk mengembangkan keterampilan sikap dan nilai-nilai yang diperlukan untuk memperoleh kompetensi sosial dan emosional yang merupakan modal dalam berinteraksi dengan dirinya sendiri, orang lain, dan lingkungannya. Terdapat lima kompetensi sosial emosional yang harus dikembangkan, yaitu kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, kemampuan berelasi, dan pembuatan keputusan yang bertanggung jawab.

Pembelajaran sosial dan emosional dapat dilakukan melalui kegiatan rutin di luar waktu belajar, terintegrasi dalam pembelajaran, atau dengan protokol yang menjadi kesepakatan bersama dan diterapkan secara mandiri oleh murid atau sebagai kebijakan sekolah.

Kesadaran penuh atau informasi adalah kesadaran yang muncul ketika seseorang memberikan perhatian secara sengaja pada kondisi saat sekarang dilandasi rasa ingin tahu dan kebaikan. Salah satu latihan kesadaran penuh adalah teknik stop yang dapat dilakukan dengan menghentikan apa yang sedang dilakukan, melakukan nafas dalam, mengamati tubuh dan pilihan yang dapat dilakukan, dan melanjutkan aktivitas dengan perasaan yang lebih tenang dan pikiran yang lebih jernih.

4. Future (Penerapan)

Sama halnya dengan Pembelajaran Berdiferensiasi. Pembelajaran Sosial Emosional sangat efektif dilaksanakan dalam pembelajaran di kelas sehingga apa yang akan saya terapkan setelah melakukan pembelajaran kali ini adalah menerapkan pebelajaran sosial emosional yang saya masukan dalam pembelajaran yang dilakukan di kelas serta menjadi contoh bagi rekan-rekan sejawat.

Peneraapan di kelas

Posting Komentar untuk "Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 2.2"