Koneksi Antar Materi Modul 1.2
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Kali ini kita akan membahas mengenai Koneksi antar materi di modul 1.2. ini adalah fase terakhir sebelum fase eksekusi atau aksi nyata. Fase ini merupakan fase tugas individu untuk melakukan refleksi menggunakan model 4P yang sudah di paparkan pada fase sebelumnya yaitu Eksplorasi Konsep, kita diajak untuk menelaah kembali rangkaian pembelajaran mulai dari modul 1.1 hingga akhir modul 1.2.
Pada modul 1.2 ini saya akan merefleksikan diri saya dengan acuan Refleksi 4P yaitu Peristiwa, Perasaan, Pembelajaran dan Penerapan ke Depan.
1. Peristiwa
Momen yang paling penting atau menantang atau mencerahkan bagi saya dalam pembelajaran modul 1.1 hingga 1.2 adalah adanya keterkaitan antara modul 1.1 dan 1.2 terutama mengenai filosofi ki Hajar Dewantara dengan nilai dan peran sebagai guru penggerak. Momen yang menurut saya paling penting adalah mengenai pembelajaran harus berpihak pada anak dan mengajar harus sesuai dengan zamannya. pada modul 2 kita dihadapkan dengan nilai-nilai dari guru penggerak beberapa diantaranya yaitu berpihak pada anak dan inovatif, dua peristiwa ini sangata berkaitan erat. dengan memahami filosofi pemikiran kihajar dewantara kita dituntut untuk berpihak pada anak dan inovatif agar pembelajaran yang kita lakukan selalu menyesuaikan dengan zaman anak dan anak akan lebih menikmati proses pembelajaran. Dengan mempelajari koneksi antara 2 materi ini secara tidak sadar saya sudah bisa merubah cara mengajar saya di kelas, membuat suasana dikelas menjadi lebih terkontril dan mengasyikan terutama ketika sedang melakukan praktik di laboratorium dan di lapangan, saya sudah tidah perlu berfikir harus mengejar ketertinggalan materi karena saya mulai mengelompokan anak berdasarkan minat anak sehingga anak bisa belajar lebih bebas meskipun saya harus memberikan materi yang berbeda pada waktu yang bersamaan, namun justru hal ini membuat anak menjadi lebih terbuka, selain itu saya mengadopsi dari kegiatan pengumpulan tugas yang biasa di kerjakan di LMS, saya aplikasikan di kelas saya, setiap selesai mengerjakan praktikum anak-anak membuat laporan dengan bentuk pengumpulan disesuaikan dengan minat anak misal bisa dengan laporan tertulis, info grafis, video, lagu dll yang di upload di padlet sehingga anak tidak cape menulis karena anak selalu mengeluh kalau harus membuat laporan tertulis.
2. Perasaan
Perasaan yang saya rasakan sangat senang terutama ketika mengumpulkan tugas, saya melihat banyak tugas teman-teman yang sangat bagus dan keren saya menjadi termotivasi untuk membuat yang lebih baik terutama ketika upload tugas di YouTube, dulu saya kurang percatya diri untuk upload Youtube namun dengan tuntutan tugas di modul 1.1 dan 1.2 ini saya mulai memberanikan diri untuk melakukannya dan bahkan saya mulai memaksimalkan penggunaan blog saya untuk pengerjaan tugas, dan hal ini saya ingi tularkan kepada siswa saya sehingga saya mengadopsi cara ini agar anak memiliki perasaan yang sama dengan saya dan ternyata ini membawa perubahan yang besar kepada anak dan ini lah yang paling membuat saya senang
3. Pembelajaran
Pembelajaran yang bisa saya ambil dari peristiwa ini, dulu saya berfikir pesimis ketika lolos jadi Guru Penggerak, karena dengan kesibukan saya di sekolah saya takut mengorbankan salah satu kegiatan baik itu di sekolah maupun kegiatan Guru Penggerak, namun ternyata setelah saya menjalani dua modul ini jawaban dari keraguan saya mulai terjawab dan ternyata tidak seruwet yang saya bayangkan, saya bisa menambah wawasan saya dalam pembelajaran dengan mempelajari modul 1.1. dan 1.2 ini sekaligus saya tidak mengganggu kegiatan rutin saya di sekolah malah saya menjadi lebih berkembang.
4. Penerapan ke Depan ( Rencana)
Adapun penerapan kedepan atau yang akan saya rencanakan untuk kedepannya yaitu akan menyesuaikan dengan nilai-nilai guru penggerak agar saya bisa lebih aktif , produktif dan berkualtas, kegiatan yang akan saya rencanakan diantaranya :
A. Berpihak Pada Murid
a. Diawal semester pada saat pembelajaran saya akan melakukan pengelompokan siswa berdasarkan minat, potensi dan cara belajar siswa seperti yang sudah diujicobakan saat ini sehingga anak akan bisa lebih fokus dalam belajar yang pada akhirnya dapat mencetak siswa yang lebih berkompeten dan siap untuk menghadapi dunia nyata setelah keluar dari sekolah nanti serta menjawab tantangan dari Industri dan Dunia Kerja (IDUKA)
b. Memberikan kebebasan kepada anak dalam pengumpulan tugas dengan harapan semua anak selain bisa mengerjakan tugas dengan baik juga bisa meningkatkan kreatifitas siswa
B. Mandiri
Meningkatkan kemampuan Kompetensi keahlian saya baik keprofesionalan maupun pedagogik dengan mengikuti beberapa kegiatan baik online maupun offline secara mandiri tanpa ada paksaan dari manapun, Mengoptimalkan semua media pembelajaran yang sudah di buat misalnya Youtube dan Blog untuk dijadikan referensi pembelajaran bagi siswa maupun orang lain
C. Inovatif
Selalu mencari inovasi-Inovasi baru dalam pembelajaran maupun hal lain yang berguna bagi sekolah dan masyarakat, misalnya memanfaatkan kemampuan IT saya dalam membuat media pembelajaran serta megoptimalkan kemampuan saya dibidang bioteknologi untuk menciptakan varietas-varietas tanaman yang bisa memiliki kualitas lebih baik agar bisa berguna untuk orang lain
D. Kolaboratif
Melakukan kolaborasi antar guru matapelajaran disekolah untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkesinambungan dan bermakna misalnya yang sudah dilakukan adalah kolaborasi dengan guru tanaman hias dan guru kultur jaringan kelas XI, skemanya adalah guru kultur jaringan kelas XI memelihara calon indukan agar sekolah memiliki indukan yang berkualitas untuk dijadikan sumber bibit dilanjutkan oleh mapel kultur jaringan kelas XII yang saya ajarkan akan berfokus di laboratorium untuk menciptakan bibit ungulan yang diperoleh dari indukan unggulan tadi sampai tanaman siap aklimatisasi terakhir dilanjutkan oleh guru tanaman hias yang akan memelihara tanaman dari mulai aklimatisasi sampai menjadi induk dan akan berputar kembali oleh guru kultur jaringan kelas XI sehingga diharapkan dengan kegiatan ini sekolah bisa menjadi pusat penyedia bibit unggulan.
Selain dengan guru di sekolah saya juga akan memaksimalkan kolaborasi di komunitas saya yaitu MGMP Agribisnis Produksi Tanaman, saya akan memmbuat program-program yang bisa mengangkat nilai pertanian menjadi lebih baik misal dengan pembuatan bibit unggul, menciptakan pertanian berkesinambungan, pertanian terintegrasi, dan pertanian ramah lingkungan
Bekerja sama dengan Tim IT sekolah dan guru informatika untuk mendigitalisasi perangkat pembelajran semua guru, administrasi sekolah, media pembelajaran dan hal lain yang berguna untuk kemajuan sekolah dan dunia pertanian
E. Reflektif
Kegiatan yang akan saya laksanakan adalah selalu melakukan refleksi setiap selesai pembelajaran sehingga bisa memperbaiki kualitas pembelajaran pada pertemuan berikutnya, selain itu saya akan meningkatkan komunikasi dengan guru senior untuk melihat pembelajaran yang telah saya laknsanakan agar ada masukan dan koreksian untuk saya sehingga saya bisa menjadi guru yang lebih baik lagi
Suhara, SP., Gr
CGP Angkatan 7
Posting Komentar untuk "Koneksi Antar Materi Modul 1.2"