Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.1 CGP A7

 


اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Tidak terasa dua Minggu sudah berlalu dalam Pendidikan Guru Penggerak ini, ada kegiatan rutin yang harus dilakukan oleh para peserta Calon Guru Penggerak (CGP) yaitu Jurnal Refleksi Dwimingguan, Jurnal ini berisikan refleksi diri perserta CGP setelah mempelajari modul, kali ini saya akan merefleksi diri saya pada modul 1.1

Perubahan merupakan hal yang tidak bisa dihindari, sehingga kita perlu mengikuti perubahan itu salah satu contohnya adalah perubahan saya dalam mengajar di kelas, biasanya saya hanya fokus pada materi dan mengejar KKM, namun dengan pembelajaran seperti ini i anak kadang belajar dengan terpaksa dan kadang jika di perhatikan muncul tekanan dalam diri anak, sehingga saya mulai merubah cara itu dan anak pun mulai terbuka dan enjoy ketika belajar sehingga perasaan yang timbul saat melakukan perubahan adalah sangat senang sekaligus tegang karena takut anak tidak bisa menerima perubahan inis.

Sepanjang membuat perubahan tadi saya mulai berfikir untuk mengajarkan anak dengan materi yang berbeda, misalnya dengan membuat kelompok materi yang ada dan menyarankan anak untuk menambah materi yang diperlukan kemudian di diskusikan dan anak membuat kelompok peminatan sendiri sehingga diharapkan diakhir pembelajaran nanti ada beberapa produk yang dihasilkan oleh anak sebagai hasil pembelajaran peminatan dari anak itu sendiri.  Contohnya pada minggu kemarin tepatnya hari Senin dan rabu tanggal  31 Oktober dan 2 November 2022 dikelas saya menyguhkan anak 3 materi pilihan dan anak di perbolehkan untuk menambah materi lain yang dianggap relevan untuk mereka dan muncullah 4 materi yang akan di pelajari.  Setelah ditentukan materi sa bebaskan anak untuk memilih salah satu materi dari 4 materi tadi sebagai pilihan wajib dan memilih boleh lebih dari 1 materi sebagai materi tak wajib sehingga terbentuklah 4 kelompok besar siswa dengan materi yang berbeda-beda.  dengan cara ini di harapkan anak bisa fokus pada pilihannya, agar bisa mengembangkan potensinya dengan fokus. 

Guru harus bisa melihat potensi anak, setiap anak memilki kodratnya, setiap anak memiliki potensinya masing-masing, istilah menghamba pada anak berarti kita membantu anak untuk mengembangkan potensi yang dia miliki, tidak memaksakan kehendak materi kepada anak, student center merupakan salah satu bentuk menghamba pada anak, biarkan anak memilih keinginannya selama itu positif, kita coba tebalkan tinta potensi yang telah anak bawa pada kertas kehidupannya, jagalah kertas itu selalu terlindungi dari rayap kehidupan.

refleksi diri ini juga saya tuangkan dalam sebuah info grafis  dan video berikut :

1. Info Grafis


2. Video :


Posting Komentar untuk "Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.1 CGP A7"