Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembelajaran Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman KD 16.b

LARUTAN STOK 2


Perangkat yang akan kita gunakan dalam pembelajaran kali ini adalah sebagai berikut :

RPP dan Bahan Tayang

Ada beberapa hal yang perlu di persiapkan sebelum pembuatan larutanstok diantaranya :
Alat dan Bahan

1. Peralatan
Alat-alat yang harus dipersiapkan untuk kegiatan pencampuran larutan stok meliputi:
a. Timbangan analitik/digital
Timbangan analitis digunakan untuk menimbang bahan–bahan komponen media
b. Erlenmeyer
Erlenmeyer diperlukan sebagai wadah untuk melarutkan dan  mencampur bahan-bahan media.  Erlenmeyer diperlukan untuk pencampuran larutan stok disini yang  berkapasitas volume 1.000 ml (1 liter).  Erlenmeyer tidak dianjurkan untuk mengukur volume larutan karena hasil  pengukurannya kurang teliti.
c.    Gelas piala
Gelas piala biasanya digunakan sebagai wadah aquades. Gelas piala yang diperlukan pada kegiatan pencampuran larutan stok cukup yang berkapasitas volume 1.000 ml.
d. Labu takar atau gelas ukur
Labu takar digunakan untuk menepatkan volume larutan. Labu takar merupakan alat ukur volume yang paling tepat dibandingkan alat ukur gelas lainnya. Sama halnya labu takar, gelas ukur juga digunakan sebagi pengukur volume larutan.  Ketelitian gelas ukur untuk dipakai mengukur volume larutan hanya kalah teliti dengan  labu takar. Labu takar dan gelas ukur yang digunakan pada kegiatan pencampuran larutan stok dipilih yang berkapasitas volume 100 ml.
e. Pipet dan Pemompa Karet (Filler)
Pipet digunakan untuk pengambilan larutan stok mengingat volume larutan yang diambil dalam jumlah sedikit sekali. Pipet memerlukan pemompa dalam hal ini digunakan pemompa karet (filler) untuk mengisap larutan dari wadah larutan. Pemompa karet (filler) ini memiliki dua fungsi: sebagai pengisap dan pelepas larutan. Pemompa karet dipasang pada pangkal pipet.  Untuk dapat mengisap larutan, pemompa karet ini ditekan dibagian lehernya . Sedangkan untuk mengeluarkan larutan yang ada pada pipet dengan cara ditekuk pada bagian bola karetnya.  Pipet yang digunakan pada kegiatan pencampuran larutan stok tergantung volume larutan stok yang akan diambil.  Biasanya untuk larutan stok makro (A, B, C, D, E) diambil 10 ml, sedangkan stok mikro 1 (F) diambil 1 ml, stok mikro 2 (G) diambil 10 ml, stok vitamnin dan hormon masing-masing diambil 1 ml. Dengan demikian pipet yang diperlukan adalalah yang berkapasitas volume 10 ml dan 1 ml..
f.    Botol semprot
Botol semprot berisi aquades yang digunakan untuk membilas pipet yang telah digunakan.  Disamping itu botol semprot dapat digunanak untuk menambahkan aquades dalam jumlah yang kecil.  Botol semprot yang digunakan pada kegiatan ini dipilih yang berkapasitas volume 0,5 l.
g. Pengaduk
Pengaduk dapat berupa batang kaca atau pengaduk magnet (magnetic stirer) 
h. Pengukur pH (pH meter)
Pengukur pH (pH meter) digunakan untuk mengukur nilai pH larutan media.
i.    Kulkas
Kulkas digunakan untuk menyimpan larutan – larutan  stok 
2. Bahan
Bahan-bahan yang harus dipersiapkan untuk kegiatan pencampuran larutan stok meliputi:
a. Larutan Stok makro
Stok makro terdiri dari stok-stok hara makro yang dibuat terpisah, masing-masing diwadahi sendiri-sendiri.  Stok makro dibuat dalam volume wadah 100 ml dengan konsentrasi 10 kali konsentrasi media.  Hal ini bebarti larutan stok ini dapat digunakan untuk membuat 10 liter media.  Untuk membuat 1 l media, diperlukan pengambilan larutan stok makro sebanyak 10 ml.  Stok-stok makro meliputi:
1) Stok makro A (KNO3), 
2) Stok makro B NH4NO3,
3) Stok makro C (CaCl2.2H2O),
4) Stok makro D (MgSO4.7H2O), dan 
5) Stok makro E (KH2PO4)
b. Stok mikro 1 (F)
Stok mikro 1 (F) terdiri dari campuran hara – hara mikro selain hara mikro Fe yang dibuat terpisah.  Stok mikro 1 dibuat dalam volume wadah 100 ml dengan konsentrasi 100 kali konsentrasi media.  Hal ini bebarti larutan stok ini dapat digunakan untuk membuat 100 liter media.  Untuk membuat 1 l media cukup diambil 1 ml stok mikro 1.  Stok-stok mikro meliputi:
1) H3BO3,
2) Na2MoO4.7H2O, 
3) CoCl2.6H2O,
4) KI,
5) MnSO4,
6) ZnSO4.7H2O, dan 
7) CuSO4.5H2O)
c.   Stok mikro 2 (G)
Stok mikro 2 terdiri dari hanya stok hara mikro besi (Fe), campuran FeSO4.7H2O dan Na2EDTA yang dibuat terpisah, dari hara mikro lainnya.  Stok mikro Fe dibuat dalam volume wadah 100 ml dengan konsentrasi 10 kali konsentrasi media. Hal ini bebarti larutan stok ini dapat digunakan untuk membuat 10 liter media.  Untuk membuat 1 l media, diperlukan pengambilan larutan stok mikro Fe sebanyak 10 ml.
d. Stok Vitamin
Stok vitamin terdiri dari campuran glisin, asam nikotin, piridoksin HCl dan thiamin HCl.  Stok mikro 1 dibuat dalam volume wadah 100 ml dengan konsentrasi 100 kali konsentrasi media.  Hal ini bebarti larutan stok ini dapat digunakan untuk membuat 100 liter media.  Untuk membuat 1 l media cukup diambil 1 ml stok mikro 1. 
e. Gula
Gula digunakan sebagai sumber energi bagi pertumbuhan dan perkembangan eksplan.
f.   Mio-inositol
Mio-inositol termasuk kelompok vitamin, hanya biasanya diberikan secara terpisah dari kelompok vitamin.
g. Agar – agar
Agar –agar berfungsi sebagai pemadat media
h. Aquades
Aquades berfungsi sebagai pelarut untuk semua bahan media kultur jaringan dan juga digunakan untuk bahan pembilas alat-alat gelas.

Tabel kebutuhan nutrisi

Komponen media (mg/liter)

Jenis Media

Hara makro:

MS

G5

W

VW

NN

Ca3(PO4)2

 

 

 

200.0

 

NH4NO3

1650.

0

 

 

 

720.0

KNO3

1900.

0

2500.

0

80.0

525.0

950.0

CaCl2.2H2O

440.0

150.0

 

 

166.0

MgSO4.7H2O

370.0

250.0

720.0

250.0

185.0

KH2PO4

170.0

 

 

250.0

68.0

(NH4)2SO4

 

134.0

 

500.0

 

NaH2PO4.H2O

 

150.0

16.5

 

 

CaNO3.4H2O

 

 

300.0

 

 

Na2SO4

 

 

200.0

 

 

KCl

 

 

65.0

 

 

K2SO4

 

 

 

 

 

Hara mikro:

 

 

 

 

 

KI

0.83

0.75

0.75

 

 

H3BO3

6.20

3.0

1.5

 

10.0

MnSO4.4H2O

22.30

 

7.0

0.75

25.0

MnSO4.H2O

 

10.0

 

 

 

ZnSO4.7H2O

8.6

2.0

2.6

 

10.0

Na2MoO4.2H2O

0.25

0.25

 

 

0.25

CuSO4.5H2O

0.025

0.025

 

 

0.025

CoCl2.6H2O

0.025

0.025

 

 

 

Co(NO3)2.6H2O

 

 

 

 

 

Na2EDTA

37.3

37.3

 

 

37.3

FeSO4.7H2O

27.8

27.8

 

 

27.8

MnCl2

 

 

 

 

 

Fe(C4H4O6)3.2H2 O

 

 

 

28.0

 

Vitamin dan suplemen

lainnya:

 

 

 

 

 

Inositol

100.0

100.0

 

 

100.0

Glycine

2.0

2.0

3.0

 

2.0

Thiamine HCl

0.1

10.0

0.1

 

0.5

Pyridoxine HCl

0.5

 

0.1

 

0.5

Nicotinic acid

0.5

 

0.5

 

5.0

Ca- panthothenate

 

 

1.0

 

 

Cysteine HCl

 

 

1.0

 

 

Riboflavin

 

 

 

 

 

Biotin

 

 

 

 

0.05

Folic acid

 

 

 

 

0.5

Keterangan :
MS=Murashige & Skoog
G5=Gamborg
W=White
VW=Vacin &Went
Nitsch & Nitsch

Contoh Tata cara pembuatan larutan stok untuk media MS adalah sebagai berikut :
1. Pembuatan Larutan Stok A, 250 ml dengan kepekatan 50x.

  • Menimbang persenyawaan NH4NO3 sebanyak 20,625 gram.
  • Memasukan bahan yang telah ditimbang tersebut ke dalam gelas piala bersih berukuran 300 ml, tambahkan aquades atau air bebas ion kurang lebih 50 ml. selanjutnya melakukan pengadukan hingga larut merata, jika berhasil larutan berwarna bening.
  • Memindahkan larutan tersebut ke dalam gelas media yang telah dibilas dengan aquades .Sebelumnya dilakukan penambahan air hingga volumenya tepat 250 ml sebelum dipindah ke gelas media.
  • Tutup gelas media dengan tutup yang sesuai. Lalu beri label dan lapisi label dengan selotip.
  • Bersihkan alat-alat yang telah digunakan dengan menggunakan air .

2. Pembuatan Larutan Stok B, 500 ml dengan kepekatan 50x.

  • Menimbang persenyawaan KNO3 sebanyak 47,5 gram.
  • Masukkan bahan yang telah ditimbang tersebut ke dalam gelas piala bersih berukuran 500 ml,tambahkan aquades kurang lebih 50 ml. selanjutnya aduk hingga rata, bila kurang rata bisa menggunakan bantuan stir hot plate untuk membuat homogen. Bila masih dirasa jenuh boleh ditambahkan aquades untuk mempercepat pelarutan.
  • Setelah homogen tambahkan aquades hingga volumenya tepat 500 ml sebelum dipindah ke botol media, lalu pindahkan larutan kebotol media.
  • Tutup botol media,beri label yang dilapisi selotip.
  • Bersihkan alat – alat yang telah digunakan dengan menggunakan air.
  • 3. Pembuatan Larutan Stok C, 250 ml dengan kepekatan 100x.

3. Menimbang persenyawaan CaCl2 . 2 H2O sebanyak 11gram.

  • Masukkan bahan yang telah ditimbang tersebut ke dalam gelas piala bersih berukuran 300 ml,tambahkan aquades kurang lebih 50 ml. selanjutnya aduk hingga rata, bila kurang rata bisa menggunakan bantuan stir hot plate untuk membuat homogen. Bila masih dirasa jenuh boleh ditambahkan aquades untuk mempercepat pelarutan.
  • Setelah homogen tambahkan aquades hingga volumenya tepat 250 ml sebelum dipindah ke gelas media, lalu pindahkan larutan ke gelas media.
  • Tutup gelas media,beri label yang dilapisi selotip.
  • Bersihkan alat – alat yang telah digunakan dengan menggunakan air.

4. Pembuatan Larutan Stok D, 250 ml dengan kepekatan 100x.

  • Menimbang persenyawaan MgSO47H2O sebanyak9,250 gram dan KH2PO4 sebanyak 4.250 gr.
  • Pertama masukkan MgSO47H2O yang telah ditimbang tersebut ke dalam gelas piala bersih berukuran 300 ml,tambahkan aquades kurang lebih 50 ml. selanjutnya aduk hingga rata, bila kurang rata bisa menggunakan bantuan stir hot plate untuk membuat homogen. Bila masih dirasa jenuh boleh ditambahkan aquades untuk mempercepat pelarutan. Setelah MgSO4.7H2O larut tambahkan sedikit demi sedikit KH2PO4 yang telah ditimbang ke dalam gelas piala aduk hingga homogen.
  • Setelah homogen tambahkan aquades hingga volumenya tepat 250 ml sebelum dipindah ke gelas media, lalu pindahkan larutan ke gelas media.
  • Tutup gelas media,beri label yang dilapisi selotip.
  • Bersihkan alat – alat yang telah digunakan dengan menggunakan air.
5. Pembuatan Larutan Stok E, 250 ml dengan kepekatan 100x.

  • Menimbang persenyawaan Na2EDTA sebanyak 0,9325 gram dan FeSO4.7 H2O sebanyak0,695 gr.
  • Pertama masukkan Na2EDTA ke dalam gelas piala. Tambahkan 50 ml aquades lalu larutkan dengan stir hot plate dengan suhu sampai 600 C. Lalu larutkan FeSO4.7 H2O dengan 50 ml aquades.
  • Masukkan larutan FeSO4.7H2O sedikit demi sedikit ke dalam larutan Na2EDTA yang masih dipanaskan.
  • Larutan stok E yang jadi akan berwarna kuning jernih.
  • Tuang ke dalam botol dan tutup erat serta beri label.

 6. Pembuatan Larutan Stok F, 250 ml dengan kepekatan 200x.

  • Menimbang persenyawaan MnSO4.4H2O sebanyak 1,115 gram,ZnSO4.7H2O sebanyak 0,43 gram,H3BO3 sebanyak 0,31 gram, KI sebanyak 0,0415 gram,Na2Mo.O42H2O sebanyak 0,0125 gram, CuSO4.5H2O sebanyak 0,00125 gram, CoCl2.6H2O sebanyak 0,00125 gram.
  • Letakkan masing – masing bahan kimia ke masing – masing gelas piala. 
  • Larutkan masing – masing bahan kimia dengan 10 ml aquades.
  • Campur bahan – bahan kimia yang sudah larut menjadi satu.
  • Tambahkan aquades 180 ml.
  • Masukkan ke dalam botol tutup erat dan beri label.

7. Pembuatan Larutan Stok G, 250 ml dengan kepekatan 200x.

  • Menimbang persenyawaan Nicotinic sebanyak 0,025 gram, Pyridoeine HCl sebanyak 0,025 gram, Thiamine HCl sebanyak 0,005 gram, Glicine 1 gram.
  • Letakkan masing – masing bahan kimia ke dalam masing – masing gelas piala.
  • Larutkan masing – masing bahan kimia dengan 50 ml aquades.
  • Campur bahan kimia yang sudah larut menjadi satu.
  • Tambahkan 50 ml aquades.
  • Masukkan ke dalam botol dan tutup erat serta beri label.

8. Pembuatan Larutan Stok H, 250 ml dengan kepekatan 100x.

  • Menimbang persenyawaan Myo-Inositol sebanyak 2,5 gram lalu masukkan ke dalam gelas piala.
  • Tambahkan 50 ml aquades lalu aduk sampai homogeny.
  • Tambahkan 200 ml aquades.
  • Masukkan ke dalam botol dan tutup erat serta beri label. 


sebagai bahan referensi tambaan bisa download modul 

Lembar Kegiatan Praktik dapat dibuka disini

Ingat setelah praktik jangan lupa isi LKPD nya disin

Posting Komentar untuk "Pembelajaran Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman KD 16.b"